pertanyaan tersebut sungguh sulit. bertahan untuk mempertahankan sebuah persahabatan atau todak bertahan dengan kisah yang ada saat ini. ketika sahabat yang dahulu memiliki sesuatu atas nama bersama dan sekaranh merenggut semua itu secara sepihak. seakan kekuasaan ini bukan kuasa materi tapi kuasa perasaan dan toleransi. ketika itu persahabatan saya benar benar diuji dengan berbagai ujian.
di ujian perta saya harus berbagi perasaan. perasaan yang salah tujuan. dimana orang yang aku benci menjadi orang yang special bagi salah satu sahabatku. mungkin saya dianggap berhasil melalui ujian karena saya sadar sahabat tak selamanya memiliki rasa yang sama. sahabat tak selamanya baik. sahabat adalah yang menerima tidak baiknya orang lain. kalau sahabat hanya dengan orang baik namanya parasit. ujian selanjutnya berbagi namun terjwrumus. tak ada satupun sahabat yang tak ingin membantu ketika sahabatnya membutuhkan bantuan. ini realitanya faktanaua bantuan itu merugikan yang memberi bantuan. jadi ibarat bantuan berbuah batu. dan siap sangka sebuah niat baik akan berakhir buruk seperti ini. bahkan hingga tahun berganti zaman tak ada yang mau niat baikenjadi buruk. namun faktanya ini yang terjadi. dari sini aku belajar berlapang dada. aku percaya bahwa aku sanggup menghadapi ini semua untuk tetap mempertahankan persahabatan saya. ketika semua ini berlalu saya yakin kisah persahabatan saya menjadi kisah paling berpengaruh dalam hidup. karena kesuksesan seseorang akan bernilai tinggi ketika ia memiliki bangak pengalaman hidup. dari perjuangan persahabatan ini saya belajar bahwa "sahabat tak dapat dibeli dan diganti". sahabat tak dapat dibeli dengan emas permata dan sahabat tak dapat pula di ganti dengan pacar baru. aku pikir begitu jadi mana yang akan kamu pertahankan ? persahabatan atau kesempitan dadamu ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar